kaoswiki

Hallo, gila apa kabar nih semua ? Sorry, gw beberapa hari ini enggak sempet nengok ke blog ini karena banyak hal deh. Duh gw kangen banget nulis nih, apalagi ada beberapa tema yang udah gw persiapkan, tapi gw blm sempet publish. Terus gw juga minta maaf banget belum sempet merespon comments atau feedback yang ada di blog ini, sorrryyyyyy bgttt yahh :)

Pertama-tama gw sakit, ya mungkin pada tau dari sinet Alisa kemarin suara gw agak2 bindeng, tapi sayangnya gw enggak bisa istirahat, jadi akhirnya musti shooting terus dan enggak sembuh sakitnya.

Terus yang seru lainnya lagi, hari Jumat tanggal 20 Maret kemarin gw dinobatkan menjadi duta Bebaskan Pengetahuan oleh Wikimedia Indonesia di gedung Depkominfo. Wahh, apalagi tuh ?

Jadi gini ceritanya, pada tau dong Wikipedia Bahasa Indonesia ? Nah kemarin itu launching Wikimedia Indonesia dan  perayaan artikel ke 100.000 deh dan sekalian juga gue mengajak semua orang yang bisa diajak untuk Membebaskan Pengetahuan dengan cara menambah artikel-artikel di Wikipedia Indonesia. Karena sampe saat ini masih dikit banget pengguna aktifnya, cuma 50 orang uhehuuhe, kalo dibandingin dengan Wikipedia Bahasa Inggris, jumlah pengguna aktifnya ada 4200 orang dengan 2 juta artikel, ayo kita susul! Hehehe. 

rame2

Ari Juliano Gema (Lead Project dan Kuasa Hukum Wikimedia Indonesia), Ivan Lanin (Executive Director Wikimedia Indonesia),  Bpk Cahyana (Dirjen Aplikasi Telematika Depkominfo), me.

Kenapa gw pingin ikut2an seperti ini? Karena gw punya idealisme tersendiri mengenai pengetahuan. Gw sangat banci pengetahuan dan science dan ensiklopedie dan lainnya. Dan gw ngerasa kalau seseorang enggak berhak untuk mengklaim pengetahuan itu adalah miliknya, apalagi sampai dijadikan komoditas bisnis, wah bisa kacaw tuh. Kaya buku sekolah misalnya, seharusnya sih gratis, atau enggak minimal bayar pengganti ongkos produksi buku, bahan kertas, percetakan dsbnya. Tapi selebihnya harusnya sih enggak boleh profit apa-apa. Tapi jangan kecampur sama kreativitas yah! Kreativitas itu adalah milik seseorang itu dan bisa dijadikan sebagai komoditas bisnis. Sedangkan pengetahuan adalah hak asasi manusia.

Nah kalau skrg jamannya udah internet, dimana ibaratnya semuanya hampir gratis (tinggal bayar ongkos koneksi aja), maka sumber pengetahuan yang paling bener adalah bisa didapat dari situ. Yang paling bener juga adalah dari Wikipedia. Karena ya disitu artikelnya semua ditulis oleh user, bukan oleh pihak-pihak yang berkepentingan lain. Kalau ada yang sedikit melenceng, bisa loe edit juga, tapi yang pastinya musti jadi bener yah, bukannya malah jadi salah hehe.

Kalau gw ngebayanginnya tuh kaya ada 1 buku gede banget, dengan halaman-halaman kosong dan setengah terisi, dan kita semua dikasih bolpen dan penghapus untuk nulis-nulis di buku itu. Dan suatu saat buku itu akan terisi dengan banyak halaman dengan tulisan-tulisan yang secara enggak langsung merupakan kumpulan dari seluruh titik pengetahuan yang dimiliki setiap orang di bumi ini. Mantep yahh! Udah gitu setiap orang boleh baca buku itu dan menggunakan isinya dengan bebas dan gratis. 

Jadi nanti mungkin suatu saat perpustakaan itu bentuknya udah enggak konvensional kaya sekarang ini, dimana banyak rak-rak buku. Tapi di desa-desa nanti kalau internet sudah masuk, bisa ada semacam warnet perpustakaan, dimana banyak komputer-komputer disana untuk akses internet gratis buat browsing Wikipedia untuk baca-baca ataupun bahan riset. Kapan yah bisa kaya gitu?? Secara Wikipedia juga ada banyak bahasa daerahnya loh!.  

Ayo, mulai baca-baca dan tulis-tulis di Wikipedia Bahasa Indonesia yah!


Share and Enjoy:
  • Digg
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Google Bookmarks
  • MySpace
  • Technorati
  • StumbleUpon
  • Slashdot
  • Live
  • LinkedIn
  • Furl